Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Maret 2017

Si Nenek Pengemis Ini Benar-Benar Bikin Geram Setelah Apa yang Dia Lakukan Pada Makanan Pemberian Orang yang Lewat !!

Si Nenek Pengemis Ini Benar-Benar Bikin Geram Setelah Apa yang Dia Lakukan Pada Makanan Pemberian Orang yang Lewat !!

Kehadiran pengemis di jalanan pusat ibu kota memang bukan suatu pemandangan yang mengejutkan lagi. Mereka tak segan meminta uang dari satu ke satu pengguna jalan lainnya.Di saat ini, mereka biasanya akan memasang muka semelas mungkin agar orang yang melihat merasa iba.

Namun percayalah, tak semua pengemis yang biasa kita temukan mempunyai kehidupan yang rendah atau bahasa kasarnya miskin.

Seorang pengemis asal Xiao Zhai, Xi’an, Tiongkok ini buktinya.

Pengemis yang sudah berusia mencapai 60 tahun ini merupakan pengemis yang biasa ditemukan di sebuah jembatan, melansir Tribunnews.com.

Dengan mengandalkan sebuah mangkuk plastik kecil, nenek ini pun duduk sambil mengharap belas kasihan para pengguna jalan kaki.

Hingga suatu ketika, seorang pengguna jalan kaki yang mengenakan mantel merah memberi makanan pada pengemis tua tersebut.

Namun apa yang dilakukan si pengemis setelah itu sangat-sangat mengejutkan.

Bukannya mengambil, makanan yang diberikan oleh perempuan itu malah dibuang ke tempat sampah.

Hal ini berhasil tertangkap kamera oleh salah seorang pria yang memang sudah menaruh curiga kepada pengemis tua tersebut.

Pria itu kemudian mengunggah foto-foto tersebut ke media sosial, dan langsung menjadi viral dalam hitungan hari.

Dan di saat itulah pula, kedoknya sebagai pengemis profesional pun terungkap.

Pengemis profesional sendiri adalah kalimat yang merujuk pada seseorang yang sebenarnya tidak miskin dan memiliki kehidupan cukup.



Selasa, 28 Maret 2017

Wanita yang Baru Jadi Direktur Ini Menghina Nenek yang Menyapu di jalan, Ketika Nenek Ini Buka Bajunya Hal yang Mengejutkan Pun Terjadi

Wanita yang Baru Jadi Direktur Ini Menghina Nenek yang Menyapu di jalan, Ketika Nenek Ini Buka Bajunya Hal yang Mengejutkan Pun Terjadi !!

Memiliki harta melimpah serta jabatan yang tinggi seringkali membuat seseorang menjadi sombong. Seakan-akan dirinya adalah orang terkaya dan termahsyur di dunia, sehingga kerap menyepelekan bahkan menghina orang-orang yang rendah.

Kisah seorang direktur dan nenek tua ini tampaknya bisa menjadi renungan.

Melansir merdeka.com, seorang wanita berusia 40 tahunan, yang baru saja menjadi direktur di sebuah perusahaan, membawa putranya datang ke kantor untuk makan bersama. Selesai makan, putranya pun membuang plastik bekas makan di lantai.

Di saat bersamaan, datang seorang nenek tua dengan sapunya dan menyapu bersih sampah yang usai dibuang bocah tersebut.

Secara mengejutkan, wanita yang baru menjabat jadi direktur ini mendatangi si nenek, lalu menyindirnya dengan perkataan yang tidak terpuji.

“Nak, sudah gede ntar rajin belajar ya, jangan jadi kayak dia lihat tuh, udah tua tapi masih ngambil sampah!” ujar si wanita sambil menyengir ke nenek tua yang sudah berkeriput itu.

Putranya yang masih belum mengerti apa-apa lantas hanya mengangguk-ngangguk.

Mendengar perkataan si wanita, nenek itu pun bertanya, “Mohon maaf, numpang nanya, kamu siapa ya di perusahaan ini?”

Dengan angkuhnya, wanita itu menjawab, “Aku direktur baru di sini… Emang kenapa?”

Nenek itu hanya mengangguk kepala saja.

Dari kejauhan tiba-tiba datang seorang pria dengan jas rapi, menghampiri sang nenek.

“Ibu CEO, rapat sebentar lagi akan berjalan, silahkan masuk ke ruangan bu.”

Nenek itu pun langsung bergegas membuka jaket lusuhnya. Di saat itulah terlihat jati diri si nenek yang sebenarnya. Ia terlihat rapi dengan baju dan jas. Dan ternyata, nenek itu adalah pendiri perusahaan di mana si wanita sombong itu bekerja.

Seketika itu pula, si nenek meminta untuk mencabut jabatan wanita sombong tersebut.

“Mas, tolong ya cabut jabatan wanita sombong ini, kita gak perlu orang sombong seperti dia di perusahaan kita, bisa berabe ntar.”

Sesuai perintah atasannya, pria itu memecat wanita itu. Wanita itu tak bisa menjawab apa-apa, dia diam seribu bahasa.

Nenek CEO itu lantas berkata ke anaknya, “Aku memecat mamamu, berharap kamu mengerti, menjadi orang besar bukan ditentukan dengan kepintaran orang itu, tetapi bagaimana kita, orang besar, mampu menghargai orang – orang yang rendah di bawah dan membantu mereka.”